Minggu, 06 Februari 2011

Nikon D7000 gantikan D90 untuk bertarung dengan Canon EOS 60D

Nikon D7000 sekarang menggantikan D90 yang begitu populer selama 2 tahun kebelakang ini kini dijual sedikit lebih mahal dengan harga 12 jutaan body only. Hadirnya Nikon D7000 ini bisa diduga adalah jawaban Nikon atas lahirnya Canon EOS 60D dimana keduanya berbagi kemiripan spesifikasi, punya harga jual yang sama dan sama-sama tergolong kamera semi profesional di kelas sensor APS-C. Nikon sendiri sejak hadirnya D5000 tampaknya sudah konsisten untuk menamai jajaran kamera DSLRnya dengan empat digit angka yang lebih aman untuk antisipasi penamaan kameranya hingga beberapa generasi mendatang.



Kalau sebelumnya Nikon mengejutkan pasar dengan membuat D3100 yang pertama memakai prosesor Expeed 2, 1080 HD video dan AF saat video, kini D7000 juga mengusung fitur serupa. Nikon D7000 ini sudah mengikuti tren dengan kemampuan merekam video berformat HD movie 1080p 24fps dengan auto fokus secara kontinu dan keleluasaan mengatur setting video secara manual. Namun andalan Nikon D7000 bukan cuma dalam hal video saja, justru sebagai kamera semi-pro D7000 lebih ditargetkan untuk memanjakan fotografer yang serius menekuni hobi fotografi dengan sederet fitur kelas atas dengan harga yang masih cukup terjangkau.
Berikut fitur dasar dari Nikon D7000 :
  • sensor 16.2 MP, CMOS, APS-C (format DX, crop factor 1.5x)
  • ISO 100-6.400, bisa dipaksa hingga ISO 25.600
  • LCD 3 inci resolusi tinggi
  • burst 6 fps (tidak bertambah cepat bila memakai baterai grip MB-D11)
  • usia shutter teruji hingga 150ribu kali
  • shutter 30-1/8000 detik, sync 1/250 detik (1/320 detik untuk FP)
  • weather proof, magnesium alloy body
  • kemampuan untuk wireless flash commander
  • pentaprisma, 100% finder coverage, 0.94x
  • dual SD slot (kalau di D300s pakai SD-CF slot)
  • Multi-CAM 4800DX, 39 titik AF (9 diantaranya cross type), 3D AF tracking
  • 2016 pixel AE metering (pertama dalam sejarah Nikon)
  • prosesor Expeed 2
  • 14bit A/D (seperti D300)
  • HD movie, 1080p – 24fps / 720p – 30fps, H.264 codec
  • AF saat video, maksimum rekam 20 menit
  • Fine tune AF (seperti D300)
  • Virtual horizon (seperti D300)
  • EN-EL15 baterai Lithium baru
  • paket body only atau dengan lensa kit AF-S 18-105mm VR
Ditinjau dari spesifikasi di atas nampak kalau hampir untuk semua aspek terdapat peningkatan signifikan dibanding D90, bahkan menyerupai fitur pada D300. Maka itu rasanya wajar bila pemilik D90 pun bakal tergoda untuk upgrade ke D7000 ini. Bodi kamera ini sepintas masih mirip dengan D90 dengan perbedaan adanya tombol khusus untuk live-view dan movie (persis seperti pada D3100).  Nikon D7000 punya tata letak tombol sebelah kiri yang sama seperti D90 yaitu untuk mengakses MENU, WB, ISO, dan QUALity. Namun pada D7000 disediakan tombol putar untuk mengakses mode pemotretan S, CL, CH seperti pada D300 (tombol putar semacam ini tidak ada di D90). Pada mode dial D7000 tidak lagi diberikan beberapa Scene Mode seperti Landscape, Macro dsb. Sebagai gantinya, tersedia satu pilihan Scene Mode, dua User Profile yang bisa disimpan (U1 dan U2) untuk melengkapi mode P, A, S, M dan AUTO.
Hadirnya kamera DSLR D7000 ini tak pelak menimbulkan spekulasi bahwa Nikon kemungkinan akan menamatkan kisah DSLR ‘tanggung’ D5000 dan juga DSLR pro di kelas DX yaitu D300s karena kemiripan fiturnya dengan D7000. Bila ini benar terjadi, maka para pemula akan digiring untuk memilih D3100, yang lebih serius di kelas DX silahkan untuk meminang D7000 ini dan untuk kelas profesional langsung saja menjajal kamera FX seperti D700 atau D3/D3x/D3s.

0 komentar: